Kategori

Pelatihan Kejuruan Tata Rias Kecantikan dan Rambut/Cukur
27 Juni 2022 08:33:18 WIB 48 BERITA erizal

BUKITTINGGI - Pelatihan Kejuruan Tata Rias Kecantikan dan Rambut/Cukur atau lebih dikenal dengan barbershop bagi milenial resmi dibuka di Bukittinggi.
Pelatihan ini digelar di aula Kantor Dinas Penaman Modal, Pelayanan Satu, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Bukittinggi, Senin (20/6/2022).
Untuk pelatihan cukur atau barbershop yang dibuka hari ini ada 2 paket sekaligus dengan jumlah anggota masing-masing sebanyak 16 peserta.
Kegiatan ini adalah bagian dari Program Unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat dibawah kepemimpinan Mahyeldi dan Audy Joinaldi.
Yakni, menciptakan 100 ribu milenial entrepreneur menuju Sumbar sejahtera dengan biaya kegiatan ini dari APBD Provinsi Sumbar Tahun 2022 pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumbar melalui BLK Payakumbuh.
“Diharapkan kepada peserta pelatihan yang keseluruhan dari kaum milenial ini benar-benar dapat mengikuti dengan maksimal, sehingga nantinya bisa membuka peluang usaha baru yang mampu meningkatkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Kepala BLK Payakumbuh Patrianus Syahid yang akrab dipanggil ‘Nanang’ ini.
Sejalan dengan itu, Kepala Dinas DPMPT SP, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Buktittinggi yang diwakili Sekretaris Risma Novarina dalam sambutan pembukaan acara pelatihan menjelaskan, kesempatan yang besar dalam pelatihan ini harus dimanfaatkan oleh peserta.
“Pelatihan ini sejalan dengan salah satu Visi Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi ‘Hebat’ yang merupakan akronim dari Humanis, Enterpreneurship, Bijak, Agamais, Adil dan Teladan.
Dia mengingatkan, peserta diminta untuk serius dan bersungguh-sungguh. Kemudian, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. “Anda adalah hasil seleksi dari sekian banyak peserta calon peserta yang mendaftar,” jelas Risma.
Seusai pelatihan, para peserta diminta untuk mengembangkan diri, lakukan usaha baik secara berkelompok maupun individu dan tentunya harus melek teknologi serta manfaatkan media sosial yang ada.
“Pasarkan keahlian dan profesi kalian melalui media-media sosial itu,” tambah Risma.
Sebagaimana diketahui, pandemi Covid-19 telah memukul pelaku usaha kecil dan menengah, modal usaha terganggu dan banyak permasalahan

5d