Kategori

BLK Agar Lebih Cepat Ikuti Perkembangan Zaman
12 Maret 2018 06:33:47 WIB 119 BERITA Erizal

SuaraKarya.id -BANDUNG: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mendorong Balai Latihan Kerja (BLK) di seluruh Indonesia, agar bisa mengikuti perkembangan zaman lebih cepat dibandingkan lembaga pelatihan lainnya. Langkah tersebut sebagai bentuk mengantisipasi perubahan kebutuhan tenaga kerja di tengah perkembangan digitalisasi saat ini.
"Kita harus bersiap dan mengikuti trend perubahan yang berkembang cepat," ujar Dirjen Binalattas Kemenaker Bambang Satrio Lelono, saat memberikan paparan pada acara "Dukungan Kemitraan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dengan Industri Tahap I" di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (10/3/2018).
Pemerintah siap memfasilitasi kebutuhan tenaga kerja yang berubah, akibat digitalisasi dan perkembangan teknologi melalui program pelatihan. Perubahan adalah hal yang tidak bisa dihindari.
Patut diingat, perubahan pekerjaan ini di satu sisi akan memangkas kebutuhan tenaga kerja konvensional. "Tapi di sisi lain akan memberikan pekerjaan baru yang nantinya akan mendukung perubahan ini,” katanya.
Intinya, dia menekankan perlunya untuk memiliki skema penyiapan tenaga kerja, yang mampu memfasilitasi transformasi kemampuan atau kapasitas pekerjaan yang baru. Dengan adanya skema tersebut, pihak industri sangat dimungkinkan untuk menjalin kerja sama dengan pemerintah, untuk melatih tenaga kerjanya di BLK milik pemerintah.
Perkembangan industri yang cepat menghendaki BLK juga memiliki skema transformasi industri ke depan dan pemetaan pasar kerja di masa depan. "Kalau industri berubah tentu dibutuhkan pekerjaan baru, pekerjaan lama akan hilang. Konsekuensinya dibutuhkan skilled yang baru," katanya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Agustus 2017, Dirjen Bambang mengatakan angka tingkat pengangguran terbuka berdasarkan pendidikan adalah SD sebesar 2,62 persen, SMP (5,54), SMA (8,29), SMK (11,41), Diploma I/II/III (6,88), Politeknik (5,18). ***
Editor : Laksito Adi Darmono